Sunday, October 30, 2011

Pujian

Tuluskah kita memberikan pujian??

Pujian?? Nyaris tak terpungkiri jika kita kebanyakan menginginkannya, bahkan lebih dari itu, kita 'membutuhkannya'. Dan itu benar adanya, bahwa kita yang terlahir sebagai manusia membutuhkannya. Namun kadar ketagihan kita tentu berbeda-beda. Ada yang gila pujian(dan mungkin juga gila hormat), ada yang menganggap pujian sebagai penyemangat, bahkan mungkin ada yang menganggap pujian sebagai sampah belaka yang sekedar sebagai pemanis bibir (maap :( ).




Terserah anda mau mendeskripsikan dan menempatkan pujian di sisi yang mana. tapi yang jelas, dalam kehidupan sosial kita terkadang dibutuhkan juga pujian, yang tentunya ditujukan kepada orang lain(kalau anda memuji diri anda sendiri, bayangkan sendiri akibatnya. Di sisi yang lain, pujian dari kita mungkin mempunyai efek yang berbeda-beda terhadap orang lain. Mungkin ada orang yang akan merasa sombong, atau mungkin ada juga orang yang merasa tersanjung, dan mungkin ada juga orang yang tersinggung.

Lagi-lagi semua itu tak perlu dibesar-besarkan, karena semua orang punya hak masing masing untuk menilai sebuah pujian. Hanya saja, kita juga harus berkaca sendiri, tuluskah kita memberi pujian??
sehari sebelum hari kartini kemarin, saya mendengarkan radio, dan topik yang dibahas begitu menarik, yaitu tentang..(baca judul aja). then why it so interesting??
Pertanyaan ini seharusnya menjadi PR kita semua, hanya saja kalau saya mau berpendapat, nilai dari ketulusan pujian yang kita berikan kepada orang lain itulah yang memubuat orang lain bertumbuh, bahkan secara tidak sadar kitalah yang bertumbuh.

tanya kenapa??

Kalau kemarin announcer radio yang saya dengarkan tersebut menganalogikan memberi pujian dengan menyiram bunga, maka mungkin saya akan menganalogikannya lebih jauh. Bahwa pujian akan membuat orang yang dipuji bertumbuh itu relatif. Maksudnya, ya seperti diatas, karena orang mungkin menyikapi pujian kita berlainan. tapi yang jelas, kalau kita sendiri yang memberikan pujian, jelas kita sendiri akan bertumbuh lebih dewasa, bahkan semua itu terlepas dari apapun reaksi orang yang kita beri pujian. Karena seperti kita yang menyiram bunga, tentu ada kesukaan sendiri bagi kita yang menyiramnya. Terlepas entah nantinya bunga itu tumbuh baik atau tidak, bukankah yang jelas sedikit banyak kita akan merasa bangga dengan hasil jerih payah kita sendiri bukan??

credit khusus buat yang empunya gambar yang saya comot. Semoga tidak berkeberatan gambarnya saya pakai. hehe.

No comments:

Post a Comment